asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconaster iconASTERUSDT0.6889-0.0194 ( -2.74% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT78,578.2-2742.12 ( -3.37% )
tether usd iconbulla iconBULLAUSDT0.074068+0.00417 ( +5.96% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,264.32-95.45 ( -4.05% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT90.821+10.03 ( +12.42% )
tether usd iconpepe iconPEPEUSDT0.00000461-0.0000004 ( -7.98% )
tether usd iconquant iconQNTUSDT182.79-17.98 ( -8.96% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT96.39-6.04 ( -5.9% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.2423-0.0836 ( -6.31% )
Powered by
powered by triv
News - Web3

Lebih dari 448 Ribu Transaksi Tercatat Usai Shopify Integrasikan USDC di Base

User
October 30, 2026 | 03:06 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
October 30, 2026 | 03:06 WIB
Lebih dari 448 Ribu Transaksi Tercatat Usai Shopify Integrasikan USDC di Base

Integrasi aset digital ke dalam ekosistem ecommerce terus menunjukkan pertumbuhan signifikan setelah protokol Commerce Payments buatan Shopify dan Coinbase membukukan nilai transaksi bersih melampaui $42,1 juta (sekitar Rp 660 miliar). Berdasarkan data laporan dari jaringan layer 2 Base pada Kamis (29/10), infrastruktur pembayaran berbasis blockchain ini telah memproses lebih dari 448.000 total transaksi secara onchain.

​Inovasi ini memungkinkan merchant Shopify yang memenuhi syarat untuk menerima pembayaran menggunakan stablecoin USDC tanpa harus memegang atau mengelola saldo kripto secara langsung. Pembeli dapat menyelesaikan transaksi menggunakan wallet digital yang didukung tanpa dibebani biaya gas (gas fee) jaringan, karena seluruh biaya transaksi blockchain ditanggung penuh oleh sistem Coinbase Payments.

​Berbeda dengan transfer kripto konvensional yang bersifat langsung antar-wallet, protokol ini menerapkan mekanisme authorization dan capture layaknya kartu kredit melalui smart contract. Dana pembeli akan ditahan dalam sistem escrow hingga penjual mengonfirmasi pesanan, sehingga merchant tetap dapat mengelola pembatalan, pengembalian dana (refund), maupun penyesuaian stok barang dengan fleksibel.

​Langkah strategis ini menjadi tonggak penting dalam mendorong penggunaan stablecoin sebagai alat pembayaran transaksi komersial sehari-hari di luar aktivitas perdagangan kripto. Karena bersifat open-source, protokol pembayaran ini juga dapat diadopsi oleh berbagai platform ecommerce dan penyedia pembayaran lain yang ingin mengintegrasikan aset digital ke dalam sistem kasir mereka. 

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan