asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconfusionist iconACEUSDT0.2374+0.0054 ( +2.33% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT76,994.0-1699.79 ( -2.16% )
tether usd icondoge coin iconDOGEUSDT0.09172-0.00217 ( -2.31% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,418.99-124.4 ( -4.89% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT78.951+2.82 ( +3.7% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT93.72-0.93 ( -0.98% )
tether usd iconofficial trump iconTRUMPUSDT2.375+0.48 ( +25.33% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.05946+0.01897 ( +46.85% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.4623-0.0084 ( -0.57% )
Powered by
powered by triv
News - Web3

JPMorgan Dukung Regulasi Kripto AS, Desak Stablecoin Patuhi Aturan Perbankan

User
July 1, 2026 | 00:08 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
July 1, 2026 | 00:08 WIB
JPMorgan Dukung Regulasi Kripto AS, Desak Stablecoin Patuhi Aturan Perbankan

​Raksasa perbankan global JPMorgan Chase menyatakan dukungannya terhadap pembentukan kerangka regulasi aset digital di Amerika Serikat. Kendati demikian, dalam pernyataan resmi yang dirilis pada hari Selasa (30/6), JPMorgan memperingatkan bahwa aturan baru tersebut harus fokus menutup celah regulasi yang ada, alih-alih menciptakan risiko baru di dalam sistem keuangan.

​Pihak bank menilai bahwa teknologi tokenisasi dan stablecoin memiliki potensi besar untuk meningkatkan efisiensi sistem pembayaran serta transfer dana lintas batas. Namun, implementasi teknologi ini harus dibarengi dengan perlindungan dan instrumen pengawasan yang memadai demi menjaga stabilitas pasar.

​Secara khusus, JPMorgan menyoroti perkembangan sektor stablecoin yang fungsinya kini semakin menyerupai simpanan bank konvensional. Menurut mereka, aset digital semacam ini tidak boleh beroperasi di luar koridor hukum dan harus tunduk pada aturan ketat yang mencakup pengelolaan modal, likuiditas, serta perlindungan konsumen, sama seperti institusi perbankan pada umumnya.

​Selain mendesak pengetatan aturan untuk stablecoin, JPMorgan juga meminta para pembuat kebijakan untuk tetap mempertahankan fungsi instrumen penegakan hukum dan kepatuhan anti pencucian uang (anti-money laundering). Langkah ini dinilai krusial agar pengawasan terhadap ekosistem keuangan digital tetap berjalan selaras dengan standar keamanan sektor keuangan tradisional.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read