


Pendiri SkyBridge Capital, Anthony Scaramucci, memprediksi kapitalisasi pasar Bitcoin berpotensi mampu menyentuh $35 triliun dalam 15 tahun ke depan, setara dengan valuasi emas saat ini. Kenaikan tersebut mewakili potensi pertumbuhan hingga 2.000% dari level harga sekarang. Scaramucci menyebut kemajuan teknologi AI otonom dan memudarnya kepercayaan terhadap mata uang fiat sebagai penggerak utama permintaan Bitcoin dalam jangka panjang.
Scaramucci menyoroti bahwa di masa depan, sistem AI akan melakukan aktivitas ekonomi secara mandiri namun tidak dapat memiliki rekening bank tradisional. Hal ini diprediksi mendorong AI untuk mengadopsi blockchain dan Bitcoin sebagai infrastruktur transaksi utama. Selain itu, pergeseran generasi pengelola modal di Wall Street diyakini akan mempercepat status Bitcoin sebagai aset arus utama secara masif.
Saat ini, Bitcoin merupakan posisi aset terbesar dalam portofolio investasi pribadi Scaramucci. Meski menekankan bahwa target ini memerlukan waktu lama, ia optimis terhadap potensi kenaikan 20 kali lipat tersebut. Baginya, Bitcoin dengan pasokan yang dibatasi secara ketat merupakan penyimpan nilai yang lebih unggul dibandingkan mata uang konvensional yang terdilusi inflasi.