


Michael Saylor, memberikan komentar atas kegagalan usulan upgrade jaringan BIP-110 pada Bitcoin. Melalui unggahan di akun X pribadinya pada Minggu (9/8), Saylor menegaskan bahwa kegagalan proposal tersebut justru membuktikan bahwa mekanisme konsensus Bitcoin bekerja tepat seperti yang dirancang, di mana jaringan utama tetap beraktivitas secara normal tanpa mengalami gangguan operasional.
​Ia menjelaskan bahwa karena hanya didukung porsi hashpower sebesar 2,53%, node yang mencoba menjalankan upgrade BIP-110 secara otomatis menolak blok dari jaringan utama dan langsung mengalami stagnasi. Jaringan minoritas tersebut tertinggal jauh di belakang serta mewarisi tingkat kesulitan penambangan (mining difficulty) penuh sebesar 127,48 triliun, yang membuat penyesuaian kesulitan berikutnya memakan waktu hingga puluhan tahun.
​Saylor menekankan bahwa siapapun memiliki kebebasan untuk mengajukan fork atau upgrade pada Bitcoin, namun jaringan dan miner juga memiliki kebebasan penuh untuk tidak mengikutinya. Dengan lebih dari 99,8% kekuatan hashpower tetap bertahan di jaringan utama, ia menyimpulkan bahwa sebuah fork akan menjadi tidak relevan tanpa dukungan keamanan, kegunaan, modal, dan pengguna, sebab konsensus dalam ekosistem Bitcoin harus diraih dan bukan sekadar dideklarasikan.
​Proposal BIP-110 yang diusung oleh pengembang Bitcoin Knots, Luke Dashjr, ini awalnya dirancang untuk membatasi keberadaan data non-finansial pada jaringan Bitcoin. Jika proposal upgrade ini sampai lolos dan diaktifkan, jaringan Bitcoin akan secara ketat memblokir dan menolak transaksi non-finansial yang memuat data gambar, teks, serta inskripsi Ordinals. Langkah pembatasan tersebut digagas pendukungnya dengan alasan untuk mengurai kemacetan lalu lintas data jaringan serta menekan lonjakan biaya transaksi.
Stay Updated
Follow Cryptowave di Google News
Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.