


​Seorang investor Ethereum dari era Initial Coin Offering (ICO) terpantau melakukan aktivitas transfer besar setelah wallet-nya berstatus tidak aktif selama 10 tahun. Alamat wallet 0xCD59f3DDE77E09940BEfB6Ee58031965CaE7a336 tersebut memindahkan seluruh asetnya sebanyak 10.000 ETH yang kini bernilai lebih dari $22,88 juta atau sekitar Rp359,2 miliar ke wallet baru pada Rabu (29/4).
​Berdasarkan data on-chain, investor ini merupakan salah satu partisipan awal jaringan Ethereum yang hanya mengeluarkan modal sebesar $3.100 saat masa ICO satu dekade silam. Dengan harga ETH saat ini, pergerakan tersebut mencatatkan keuntungan fantastis hingga 7.381 kali lipat dari modal awal. Belum diketahui siapa identitas dari pemilik aset tersebut, namun aktivitas ini langsung menjadi sorotan karena melibatkan token lama yang sebelumnya tidak tersentuh sejak awal jaringan Ethereum berdiri.
​Meskipun belum ada indikasi aset tersebut dikirim ke exchange, bangunnya whale dari era ICO ini sering kali dianggap sebagai sinyal profit taking strategis di tengah kondisi fluktuasi harga saat ini.