


Rencana perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran tahap kedua terancam menemui jalan buntu setelah delegasi AS yang dipimpin Wakil Presiden JD Vance batal berangkat ke Islamabad (21/04). Pesawat yang dijadwalkan membawa Vance bersama utusan khusus Steve Witkoff dan Jared Kushner dilaporkan tidak lepas landas, sehingga seluruh delegasi masih tertahan di Washington DC. Di saat yang sama, pihak Iran membantah telah mengirimkan perwakilan ke lokasi perundingan, mempertegas ketiadaan komunikasi diplomatik langsung dari kedua belah pihak.
Kondisi ini diikuti dengan lonjakan harga minyak mentah AS yang kembali menembus angka $90 per barel seiring ketidakpastian nasib Selat Hormuz. Hingga saat ini, belum ada pengumuman mengenai jadwal keberangkatan ulang bagi delegasi AS, sementara masa berlaku gencatan senjata antara kedua negara dijadwalkan berakhir pada Rabu besok. Blokade maritim di jalur energi vital tersebut tetap berlangsung tanpa adanya tanda-tanda pelonggaran dari pihak Iran maupun Amerika Serikat.