asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BTCUSDT75,665.6-758.12 ( -0.99% )
BTTCUSDT0.00000033+0.0 ( +0.0% )
EDUUSDT0.0553-0.0058 ( -9.49% )
ENJUSDT0.06003-0.00231 ( -3.71% )
ETHUSDT2,314.45-19.79 ( -0.85% )
GUNUSDT0.01877-0.00718 ( -27.67% )
HIGHUSDT0.302-0.011 ( -3.51% )
QORPOUSDT0.002104+0.000634 ( +43.13% )
SOLUSDT85.32-0.75 ( -0.87% )
Powered by
News

Negosiasi Buntu, Wapres JD Vance Batal Berangkat ke Pakistan

User
April 21, 2026 | 23:45 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
April 21, 2026 | 23:45 WIB
Negosiasi Buntu, Wapres JD Vance Batal Berangkat ke Pakistan

Rencana perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran tahap kedua terancam menemui jalan buntu setelah delegasi AS yang dipimpin Wakil Presiden JD Vance batal berangkat ke Islamabad (21/04). Pesawat yang dijadwalkan membawa Vance bersama utusan khusus Steve Witkoff dan Jared Kushner dilaporkan tidak lepas landas, sehingga seluruh delegasi masih tertahan di Washington DC. Di saat yang sama, pihak Iran membantah telah mengirimkan perwakilan ke lokasi perundingan, mempertegas ketiadaan komunikasi diplomatik langsung dari kedua belah pihak.

Kondisi ini diikuti dengan lonjakan harga minyak mentah AS yang kembali menembus angka $90 per barel seiring ketidakpastian nasib Selat Hormuz. Hingga saat ini, belum ada pengumuman mengenai jadwal keberangkatan ulang bagi delegasi AS, sementara masa berlaku gencatan senjata antara kedua negara dijadwalkan berakhir pada Rabu besok. Blokade maritim di jalur energi vital tersebut tetap berlangsung tanpa adanya tanda-tanda pelonggaran dari pihak Iran maupun Amerika Serikat.

Copiedbagikan