


Ondo Finance resmi memperluas jangkauan aset saham tertokenisasi dan ETF mereka ke ekosistem Hyperliquid pada Senin (11/5). Melalui teknologi Ondo Bridge berbasis LayerZero, aset digital yang diterbitkan di BNB Chain dan Ethereum kini terhubung ke HyperEVM. Langkah ini mencakup 35 aset populer seperti Tesla (TSLAon), Nvidia (NVDAon), hingga ETF SPDR S&P 500 (SPYon).
​Kehadiran aset ini memungkinkan pengguna Hyperliquid mengombinasikan saham spot tertokenisasi dengan kontrak perpetual futures. Strategi ini membuka peluang bagi trader untuk menjalankan mekanisme basis trades, arbitrase funding rate, hingga posisi delta-neutral secara on-chain. Ondo menegaskan bahwa likuiditas aset ini tidak bergantung pada market kripto yang terfragmentasi, melainkan tetap berjangkar pada likuiditas market modal global seperti NYSE dan Nasdaq.
​Sejak meluncur pada September 2025, Ondo Global Markets telah menjadi platform sekuritas tertokenisasi terbesar di dunia dengan TVL menembus $970 juta. Dengan volume perdagangan kumulatif mencapai $18 miliar, ekspansi ini diharapkan dapat memperdalam sinergi antara likuiditas market konvensional dengan strategi DeFi yang lebih kompleks.