Platform marketplace NFT, OpenSea, resmi meluncurkan integrasi penuh perdagangan NFT berbasis jaringan Solana pada platform terbarunya, OS2. Ekspansi yang terealisasi empat tahun pasca-uji coba perdananya ini mempertegas persaingan langsung OpenSea terhadap dominasi bursa lokal Solana seperti Magic Eden dan Tensor.
​Langkah ini menandai babak baru bagi OpenSea setelah peluncuran versi beta pada April 2022 lalu dinilai gagal menggaet likuiditas komunitas trader Solana. Melalui kehadiran antarmuka OS2 yang dirilis ke publik pada Mei 2025, OpenSea telah mereposisi model bisnisnya dari sekadar marketplace koleksi digital murni menjadi trading hub multi-chain terpadu yang memfasilitasi transaksi NFT sekaligus token pada lebih dari 20 jaringan blockchain.
​Integrasi NFT Solana melengkapi rencana CEO OpenSea, Devin Finzer, yang sebelumnya telah mendaftarkan token Solana seperti WIF dan FARTCOIN di OS2. Transaksi kilat dan biaya jaringan yang sangat murah di Solana menjadi alasan utama OpenSea membidik ekosistem ini untuk perdagangan NFT dan aset game. Langkah ekspansi ini juga berjalan kian mulus setelah OpenSea resmi lepas dari penyelidikan SEC tanpa sanksi hukum pada awal tahun ini.



