Dewan Aset Kripto Gedung Putih kini resmi beroperasi tanpa staf menyusul berakhirnya masa tugas sang Direktur Eksekutif, Patrick Witt. Kepastian ini dikonfirmasi oleh Gedung Putih pada Rabu (14/10) setelah masa penugasan sementara Witt dari Departemen Pertahanan AS resmi usai. Kepergian ini menandai kosongnya seluruh jajaran penasihat aset digital di eksekutif Amerika Serikat, setelah sebelumnya Kepala Kripto David Sacks mundur pada Maret lalu dan disusul Wakil Direktur Harry Jung pada akhir Juli.
​Witt merupakan figur kunci yang memimpin negosiasi rancangan undang-undang CLARITY Act untuk memberikan kepastian struktur pasar kripto di AS. Namun, proses perumusan RUU tersebut menemui jalan buntu di tingkat Senat akibat perselisihan mengenai aturan imbal hasil stablecoin serta ketentuan etika yang melibatkan kekayaan aset digital Presiden Donald Trump. Kebuntuan tersebut memuncak saat RUU ini gagal melewati pemungutan suara prosedural di Senat pada pertengahan September lalu.
​Selain mengawal RUU pasar kripto, Witt juga menjadi tokoh utama dalam merancang strategi Strategic Bitcoin Reserve untuk menambah jumlah Bitcoin cadangan federal. Dengan kosongnya posisi dewan penasihat ini dan belum adanya pekejaan RUU susulan di Kongres, arah kebijakan industri kripto AS untuk sementara kembali bergantung pada regulasi mandiri dari lembaga pengawas seperti SEC dan CFTC



