


​CEO Telegram, Pavel Durov, secara resmi mengumumkan bahwa TON kini memimpin industri blockchain sebagai jaringan Layer-1 dengan waktu penyelesaian transaksi tercepat. Melalui pernyataan di channel Telegram resminya yang merujuk pada laporan telegra.ph, Durov mengklaim keunggulan TON dalam mengeksekusi transaksi jauh lebih instan dibanding protokol besar lainnya.
​Dalam laporan tersebut, Durov menyoroti hasil riset per April 2026 yang menunjukkan TON mencatatkan waktu penyelesaian transaksi hanya sekitar 0,6 detik. Angka ini menempatkan TON di posisi teratas, mengungguli blockchain seperti Avalanche (~1 detik) dan BNB Smart Chain (1,125 detik). Capaian ini dipandang sebagai bukti kesiapan infrastruktur TON dalam memproses transaksi skala besar bagi ekosistem Telegram secara global.
​Kecepatan di bawah 1 detik ini memastikan transaksi di jaringan TON bersifat permanen dan tidak dapat diubah hampir seketika. Sebagai perbandingan, Ethereum masih memerlukan waktu sekitar 6,4 menit untuk penyelesaian akhir, sementara Bitcoin membutuhkan hingga 1 jam. Efisiensi ini menjadi strategi kunci Durov untuk mendominasi market aset kripto dunia.