

.png)
.png)

Departemen Kehakiman Amerika Serikat atau U.S. Department of Justice mengumumkan bahwa pihaknya telah memperoleh kepemilikan hukum atas aset senilai lebih dari $400 juta yang terdiri dari mata uang kripto, properti real estat, dan aset moneter lainnya. Aset tersebut terkait dengan layanan pencampur kripto darknet Helix.
Operator Helix, Larry Dean Harmon, sebelumnya mengaku bersalah atas dakwaan konspirasi pencucian uang pada Agustus 2021. Harmon kemudian dijatuhi hukuman pada November 2024 berupa 36 bulan penjara, tiga tahun masa pembebasan bersyarat, serta perintah penyitaan aset.
Helix diketahui memproses lebih dari $300 juta transaksi kripto sepanjang periode 2014 hingga 2017. Layanan tersebut digunakan untuk menyamarkan asal usul dana digital, termasuk yang berasal dari aktivitas ilegal di pasar darknet.
Pengambilalihan aset ini menjadi salah satu langkah penegakan hukum terbesar terhadap layanan pencampur kripto, sekaligus menegaskan komitmen otoritas AS dalam menindak pencucian uang berbasis aset digital.