asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconaster iconASTERUSDT0.7145+0.0036 ( +0.51% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT83,646.0+596.3 ( +0.72% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,534.01+25.81 ( +1.03% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT86.219+0.84 ( +0.98% )
tether usd iconlumia iconLUMIAUSDT0.1265+0.0214 ( +20.36% )
tether usd icontreasure iconMAGICUSDT0.1294+0.0305 ( +30.84% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT111.14+0.76 ( +0.69% )
tether usd iconstarknet iconSTRKUSDT0.1153+0.01027 ( +9.78% )
tether usd iconsui iconSUIUSDT1.1229+0.0064 ( +0.57% )
Powered by
powered by triv
News

Penyalahgunaan Kripto di Kamboja Melonjak 85% Sepanjang 2025

User
February 18, 2026 | 01:40 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
February 18, 2026 | 01:40 WIB
Penyalahgunaan Kripto di Kamboja Melonjak 85% Sepanjang 2025

​Laporan terbaru dari Chainalysis mengungkap fakta kelam mengenai lonjakan transaksi kripto yang terkait dengan jaringan perdagangan manusia sebesar 85% sepanjang tahun 2025. Aktivitas ilegal yang mencatatkan volume hingga ratusan juta dolar ini berpusat di Asia Tenggara, khususnya Kamboja. Wilayah tersebut kini menjadi titik pusat ekosistem kriminal yang menggabungkan pusat penipuan, judi ilegal, dan jaringan pencucian uang profesional yang beroperasi secara terorganisir melalui platform Telegram.

​Dalam laporannya, Chainalysis menyoroti bahwa jaringan perdagangan manusia di Kamboja kini menggunakan model bisnis yang sangat canggih. Hampir separuh dari transaksi layanan ilegal mereka bernilai di atas 10.000 USD, dengan penggunaan stablecoin sebagai alat pembayaran utama karena stabilitas harga dan kemudahan konversi ke mata uang lokal. Kripto juga digunakan oleh agen penempatan tenaga kerja untuk memfasilitasi penculikan orang yang kemudian dipaksa bekerja di kamp penipuan siber dengan nilai rekrutmen berkisar antara 1.000 USD hingga 10.000 USD per orang.

​Meskipun penyalahgunaan aset digital ini meningkat tajam, Chainalysis menegaskan bahwa transparansi blockchain justru menjadi senjata utama bagi penegak hukum. Berbeda dengan transaksi tunai yang sulit dilacak, aliran dana kripto memberikan visibilitas yang memungkinkan otoritas global untuk mendeteksi dan memutus rantai pendanaan sindikat kriminal ini. Laporan ini menjadi peringatan keras bagi pelaku market dan penyedia layanan wallet untuk memperketat kepatuhan guna mencegah ekosistem kripto terus dieksploitasi oleh jaringan perbudakan modern.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read

Data CPI Bulan Agustus Rilis, Inflasi AS Tetap di 3,4%
News - Breaking News
September 11, 2026 | 19:34 WIB