​Biro Investigasi Federal (FBI) kembali menggelar simposium tahunan yang berfokus pada penanganan kejahatan aset kripto di Texas pada bulan ini. Memasuki penyelenggaraan tahun kesembilan, ajang ini mempertemukan penegak hukum internasional, penyidik luar negeri, dan pakar keamanan siber untuk memperkuat sinergi serta pertukaran informasi intelijen dalam mengusut tindak pidana berbasis blockchain.
​Simposium kali ini dihadiri oleh firma analisis blockchain ternama seperti Chainalysis dan TRM Labs, serta perwakilan Jaringan Penegakan Kejahatan Keuangan (FinCEN) Departemen Keuangan AS. Forum ini membedah berbagai kasus penyalahgunaan kripto, mulai dari pendanaan kartel dan terorisme, penipuan siber, hingga ancaman kejahatan fisik berbasis pemerasan aset digital (wrench attacks).
​Selain itu, para peserta mengevaluasi perkembangan metode peretasan terbaru serta aktivitas ilegal kelompok peretas yang terafiliasi dengan Korea Utara. Lewat pertemuan ini, FBI dan para pelaku industri menyepakati mekanisme berbagi data yang lebih cepat guna mempersempit ruang gerak kejahatan finansial di ekosistem digital global.



