

.png)
.png)

Trump Organization bersama mitra asal Arab Saudi, Dar Global, mengumumkan rencana pembangunan Trump International Hotel Maldives, sebuah resor mewah berkapasitas 80 vila yang akan dikembangkan dalam beberapa fase. Pengumuman ini menegaskan ekspansi lanjutan Trump Organization di sektor properti global sekaligus memperkenalkan elemen inovatif berupa tokenisasi aset sebagai bagian dari struktur pembiayaan dan kepemilikan proyek.
Menurut pernyataan resmi kedua perusahaan, resor ini akan dirancang sebagai destinasi ultra-luxury di ikon pariwisata Samudra Hindia tersebut, menghadirkan standar layanan premium yang menjadi ciri khas brand Trump International. Dar Global, yang merupakan lengan internasional dari Dar Al Arkan, salah satu pengembang terbesar di Timur Tengah, akan memimpin pembangunan fisik proyek secara bertahap.
Model tokenisasi yang akan digunakan dalam proyek ini memungkinkan sebagian kepemilikan atau hak ekonomi hotel direpresentasikan sebagai aset digital di blockchain. Metode ini, yang kian populer dalam sektor real estate global, memberikan fleksibilitas dalam pendanaan, memperluas akses investor, serta meningkatkan likuiditas aset yang biasanya tidak mudah diperdagangkan.
Masuknya tokenisasi dalam megaproyek resor Maladewa ini mencerminkan peningkatan adopsi teknologi blockchain oleh perusahaan properti internasional, terutama untuk proyek berskala besar yang memerlukan diversifikasi sumber pembiayaan. Hingga kini, rincian teknis mengenai platform blockchain atau struktur tokennya belum diumumkan, namun perusahaan menyatakan bahwa pengembangan akan mengikuti standar regulasi aset digital yang berlaku di yurisdiksi terkait.
Proyek Trump International Hotel Maldives ini menjadi bagian dari kemitraan lebih luas antara Trump Organization dan Dar Global, yang sebelumnya telah bekerja sama dalam pengembangan properti mewah di Oman dan Uni Emirat Arab.