asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconfusionist iconACEUSDT0.2516+0.0107 ( +4.44% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT77,036.0+369.53 ( +0.48% )
tether usd icondoge coin iconDOGEUSDT0.09073+0.00772 ( +9.3% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,416.21+44.19 ( +1.86% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT77.824+2.48 ( +3.29% )
tether usd iconpepe iconPEPEUSDT0.00000398+0.00000035 ( +9.64% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT93.81+2.99 ( +3.29% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.04357+0.00218 ( +5.27% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.4865+0.0907 ( +6.5% )
Powered by
powered by triv
Breaking News

Rupiah Kembali Melemah, Lewati Rp17.600 per Dolar AS

User
May 15, 2026 | 09:56 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
May 15, 2026 | 09:56 WIB
Rupiah Kembali Melemah, Lewati Rp17.600 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah kembali tertekan terhadap dolar Amerika Serikat dan kini telah melewati level Rp17.600 per US$1 di pasar spot. Data Trading Economics menunjukkan USD/IDR sempat diperdagangkan di kisaran 17.604 hingga 17.611 pada perdagangan terbaru.

Pelemahan ini memperpanjang tren depresiasi rupiah dalam beberapa pekan terakhir, di tengah kuatnya dolar AS dan meningkatnya tekanan terhadap pasar emerging market.

Tekanan terhadap rupiah dipicu kombinasi faktor global dan domestik, mulai dari ketidakpastian geopolitik, arus modal keluar, hingga kekhawatiran terhadap kondisi fiskal dan cadangan devisa Indonesia.

Data Trading Economics juga mencatat level USD/IDR saat ini telah melampaui rekor sebelumnya dan menjadi salah satu titik terlemah rupiah sepanjang sejarah.

Di sisi lain, pasar masih menantikan langkah lanjutan dari Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas nilai tukar, termasuk melalui intervensi pasar dan kebijakan pengelolaan likuiditas dolar.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read