asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT78,524.7+504.79 ( +0.65% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,447.08-6.63 ( -0.27% )
tether usd iconhelium iconHNTUSDT0.7056+0.11 ( +18.47% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT81.273-2.01 ( -2.41% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT103.12-1.5 ( -1.43% )
tether usd iconsui iconSUIUSDT0.7224-0.0152 ( -2.06% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.03217-0.00273 ( -7.82% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.3729-0.0139 ( -1.0% )
tether usd iconboundless iconZKCUSDT0.0535-0.0146 ( -21.44% )
Powered by
powered by triv
Breaking News

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Terendah Sepanjang Sejarah

User
May 12, 2026 | 09:19 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
May 12, 2026 | 09:19 WIB
Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Terendah Sepanjang Sejarah

Nilai tukar rupiah kembali melemah dan mencapai level Rp17.500 per dolar Amerika Serikat, mencatatkan posisi terendah sepanjang sejarah. Tekanan terhadap mata uang domestik ini terjadi di tengah penguatan dolar global serta meningkatnya ketidakpastian ekonomi.

Pelemahan rupiah dipicu oleh kombinasi faktor eksternal dan domestik, termasuk arus modal keluar dari pasar negara berkembang serta sentimen negatif akibat dinamika geopolitik global.

Di dalam negeri, kondisi ini juga dipengaruhi oleh kekhawatiran terhadap stabilitas fiskal dan pasar keuangan, yang mendorong investor untuk mencari aset yang lebih aman.

Bank Indonesia terus melakukan langkah stabilisasi melalui intervensi di pasar valuta asing serta kebijakan moneter untuk menjaga keseimbangan nilai tukar.

Sejumlah analis menilai bahwa tekanan terhadap rupiah masih berpotensi berlanjut dalam jangka pendek, terutama jika faktor global seperti suku bunga dan kondisi likuiditas dolar tetap ketat.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read