Nilai pasar Nike telah anjlok hampir 80% dari puncaknya pada 2021, dari sekitar $280 miliar menjadi $57 miliar. Penurunan ini terjadi setelah strategi mengurangi hubungan dengan retailer dan fokus pada penjualan langsung ke konsumen tidak memberikan hasil sesuai harapan.
Pada saat yang sama, inovasi Nike dinilai melambat sementara persaingan dari Adidas, On, Hoka hingga merek China semakin kuat. Nike kini mencoba berbalik arah dengan kembali memperkuat jalur wholesale dan meningkatkan fokus pada inovasi produk.
Bagi saham NKE, tekanan masih bisa berlanjut dalam jangka pendek selama penjualan dan laba belum menunjukkan pemulihan yang konsisten. Namun, penurunan valuasi yang sangat dalam juga membuka peluang rebound jika strategi turnaround berhasil.
Artinya, murahnya saham Nike belum otomatis menandakan bottom. Katalis utama NKE berikutnya adalah kemampuan perusahaan mengembalikan pertumbuhan penjualan, margin dan pangsa pasar.


.png)
