


Senat Amerika Serikat resmi mengesahkan resolusi bipartisan yang menentang pemberian pengampunan presiden bagi mantan CEO FTX, Sam Bankman-Fried (SBF). Keputusan penolakan yang disepakati pada Minggu (19/7) waktu setempat ini bertepatan dengan progres penyelesaian kasus, di mana FTX Recovery Trust turut mengumumkan jadwal pencairan dana tambahan sebesar $900 juta kepada para krediturnya pada 31 Juli mendatang. Pencairan tahap kelima ini menambah total ganti rugi yang telah dibayarkan sejak kebangkrutan bursa kripto tersebut menjadi sekitar $10 miliar.
​Langkah Senat AS ini menjadi bentuk penolakan formal dari lembaga legislatif, meskipun secara hukum resolusi tersebut tidak dapat memblokir hak prerogatif presiden terkait pengampunan. SBF sebelumnya telah dijatuhi hukuman 25 tahun penjara pada tingkat federal pada Maret 2024 atas dakwaan penipuan dan konspirasi yang memicu keruntuhan FTX pada 2022.
Polemik mengenai pengampunan ini kembali mencuat setelah SBF secara resmi mengajukan permohonan kepada Presiden Donald Trump pada Juni 2026.