asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconaster iconASTERUSDT0.672-0.014 ( -2.04% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT75,712.0-1228.74 ( -1.6% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,402.8-73.8 ( -2.98% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT77.686-1.3 ( -1.65% )
tether usd iconlisk iconLSKUSDT0.5322+0.1039 ( +24.26% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT96.99-3.59 ( -3.57% )
tether usd iconsui iconSUIUSDT0.6857-0.0227 ( -3.2% )
tether usd iconsynapse iconSYNUSDT0.17385+0.09366 ( +116.8% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.2844-0.111 ( -7.96% )
Powered by
powered by triv
News - Breaking News

Senator Elizabeth Warren: Pengesahan Clarity Act Berisiko Memicu Kehancuran Ekonomi AS

User
September 16, 2026 | 01:18 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
September 16, 2026 | 01:18 WIB
Senator Elizabeth Warren: Pengesahan Clarity Act Berisiko Memicu Kehancuran Ekonomi AS

Senator Partai Demokrat Amerika Serikat Elizabeth Warren menyuarakan penolakan keras terhadap rancangan undang-undang pasar kripto, Clarity Act, seraya memperingatkan bahwa pengesahan aturan tersebut berisiko memicu kehancuran ekonomi nasional, Selasa (15/9). Warren menegaskan bahwa kendati AS membutuhkan regulasi yang jelas, Kongres pantang meloloskan undang-undang yang dirancang demi melayani kepentingan industri kripto semata. Politisi asal Massachusetts itu mendesak rekan-rekannya di Senat untuk memberikan suara penolakan terhadap draf saat ini, yang dinilainya mengabaikan perlindungan konsumen dan stabilitas keuangan negara.

​Meski menolak draft dokumen Clarity Act versi saat ini, Warren menyatakan tetap berkomitmen mendorong pengesahan undang-undang aset digital yang substantif, terutama jika Partai Demokrat berhasil merebut kendali Senat dan menempatkannya sebagai Ketua Komite Perbankan. Ia menekankan keterbukaannya untuk duduk bersama Partai Republik dan pelaku industri guna merumuskan aturan yang mampu melindungi keamanan nasional serta menekan potensi korupsi akibat konflik kepentingan aset kripto pejabat publik, asalkan kubu Republik bersedia bersikap tegas terhadap kepentingan bisnis Presiden Donald Trump.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan