asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconaster iconASTERUSDT0.699+0.013 ( +1.9% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT77,357.0+175.2 ( +0.23% )
tether usd iconcivic iconCVCUSDT0.03755+0.01543 ( +69.76% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,512.99-8.73 ( -0.35% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT78.813-1.11 ( -1.39% )
tether usd iconlisk iconLSKUSDT0.957+0.7222 ( +307.58% )
tether usd iconmagiccraft iconMCRTUSDT0.00011755-0.00000954 ( -7.51% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT101.44-0.05 ( -0.05% )
tether usd iconsteem iconSTEEMUSDT0.06204+0.01393 ( +28.95% )
Powered by
powered by triv
News

Kelola Dana $3,5 Triliun, Goldman Sachs Ajukan ETF Bitcoin ke SEC

User
April 15, 2026 | 00:26 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
April 15, 2026 | 00:26 WIB
Kelola Dana $3,5 Triliun, Goldman Sachs Ajukan ETF Bitcoin ke SEC

Goldman Sachs, raksasa perbankan dengan dana kelolaan $3,5 triliun, resmi mengajukan prospektus Goldman Sachs Bitcoin Premium Income ETF kepada SEC (14/04). Berbeda dengan ETF biasa, produk ini menggunakan strategi opsi untuk menghasilkan pendapatan tunai bulanan bagi investor. Langkah ini menandai masuknya Goldman secara agresif ke sektor derivatif Bitcoin yang teregulasi untuk memenuhi permintaan klien institusi.

Analis ETF Bloomberg, Eric Balchunas, menyebut produk ini sebagai "Boomer Candy" karena menawarkan eksposur Bitcoin dengan volatilitas yang lebih rendah. Dalam analisisnya, Balchunas menyoroti penggunaan struktur '40 Act dan Cayman Subsidiary sebagai taktik cerdas Goldman untuk mematuhi aturan kepemilikan komoditas di AS. Strategi ini memberikan perlindungan dari penurunan harga sekaligus memberikan arus kas rutin bagi pemegangnya.

Kehadiran Goldman Sachs dipandang sebagai upaya untuk menyalip kompetitor seperti BlackRock dengan menawarkan solusi investasi yang lebih stabil di industri kripto. Balchunas menilai produk ini sangat menarik bagi investor yang ingin masuk ke market Bitcoin namun tetap mengutamakan pendapatan tetap. Saat ini, pelaku market tengah menantikan lampu hijau dari SEC agar instrumen inovatif ini bisa segera diperdagangkan secara luas.

 

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan