Solana Foundation menyebut era “Token Supercycle” telah dimulai, yakni periode ketika uang, aset, pembayaran hingga aktivitas ekonomi semakin banyak berpindah ke sistem berbasis blockchain atau onchain.
Presiden Solana Foundation Lily Liu menjelaskan perubahan ini tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan harga token kripto. Token Supercycle yang dimaksud merupakan perubahan jangka panjang ketika berbagai bentuk nilai mulai dapat diterbitkan, dimiliki, diperdagangkan dan digunakan secara digital melalui blockchain.
Menurut Solana Foundation, tren tersebut didorong oleh empat perkembangan yang mulai bertemu dalam satu ekosistem: pertumbuhan stablecoin, masuknya institusi ke aset tokenisasi, semakin matangnya infrastruktur blockchain, serta perkembangan AI yang membutuhkan sistem pembayaran dan aset yang dapat diprogram.
Solana mencatat lebih dari $4,7 triliun volume stablecoin telah diproses melalui jaringannya sepanjang 2026. Nilai real-world assets (RWA) di jaringan tersebut juga telah melampaui $4 miliar, sementara Solana mengklaim menampung lebih dari 50% volume saham tokenisasi.


.png)
