asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
tether usd iconao iconAOUSDT1.981+0.163 ( +8.97% )
tether usd iconbiconomy iconBICOUSDT0.01681+0.00096 ( +6.06% )
tether usd iconbless iconBLESSUSDT0.0125685-0.0075636 ( -37.57% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT63,517.6-13.98 ( -0.02% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT1,860.3-24.29 ( -1.29% )
tether usd icondefi app iconHOMEUSDT0.00766+0.0002 ( +2.68% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT54.021+1.44 ( +2.73% )
tether usd iconrats iconRATSUSDT0.00005882-0.00000148 ( -2.45% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT73.55+0.04 ( +0.05% )
Powered by
powered by triv
News - Technology

Tingkat Kesulitan Mining Bitcoin Turun 10%, Efisiensi Miner Meningkat

User
June 15, 2026 | 03:02 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
June 15, 2026 | 03:02 WIB
Tingkat Kesulitan Mining Bitcoin Turun 10%, Efisiensi Miner Meningkat

​Jaringan Bitcoin baru saja mengalami salah satu penurunan tingkat kesulitan mining terbesar sepanjang sejarah pada blok 953.568. Berdasarkan data Galaxy Research yang dirilis pada Minggu (14/6), tingkat kesulitan mining merosot tajam sebesar 10,09% dari 138,96T menjadi 124,93T. Penyesuaian otomatis ini tercatat sebagai penurunan terbesar ke-11 yang pernah terjadi di jaringan Bitcoin sekaligus menjadi yang terbesar kedua sepanjang tahun ini.

​Penurunan drastis ini dipicu oleh koreksi harga Bitcoin yang sempat drop sekitar 15% sejak awal Juni, sehingga otomatis menggerus keuntungan para miner. Akibatnya, banyak operator dengan modal pas-pasan terpaksa mematikan mesin mereka karena biaya listrik tidak lagi sebanding dengan pendapatan. Karena banyak miner yang keluar dari jaringan, durasi satu siklus penambangan (epoch) sempat molor menjadi 15,6 hari dari target normal yang biasanya selesai dalam 14 hari.

​Meskipun industri sedang tertekan, penyesuaian ini membawa angin segar bagi para miner yang masih bertahan dengan mesin generasi terbaru. Dengan tingkat kesulitan yang lebih rendah, mereka kini bisa memproduksi Bitcoin secara lebih efisien dan berpotensi menaikkan pendapatan harian. Di sisi lain, tren industri saat ini menunjukkan banyak perusahaan mining global yang mulai memindahkan alokasi daya listrik mereka ke sektor pusat data AI demi mencari sumber pendapatan baru yang lebih stabil.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan