asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconaster iconASTERUSDT0.6939-0.0068 ( -0.97% )
tether usd iconbasic attention token iconBATUSDT0.1859+0.0382 ( +25.86% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT83,208.0+702.12 ( +0.85% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,505.26-4.34 ( -0.17% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT81.152-2.54 ( -3.03% )
tether usd iconpump.fun iconPUMPUSDT0.004988-0.000248 ( -4.74% )
tether usd iconquant iconQNTUSDT204.27-23.23 ( -10.21% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT107.34-0.27 ( -0.25% )
tether usd iconsui iconSUIUSDT1.0467-0.0197 ( -1.85% )
Powered by
powered by triv
News

Transaksi Mencurigakan Terkait Kripto di Korea Selatan Capai 36.684 Kasus Sepanjang 2025

User
September 22, 2025 | 09:03 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
September 22, 2025 | 09:03 WIB
Transaksi Mencurigakan Terkait Kripto di Korea Selatan Capai 36.684 Kasus Sepanjang 2025

Penyedia layanan aset virtual (VASPs) di Korea Selatan telah mengajukan 36.684 laporan transaksi mencurigakan (Suspicious Transaction Reports/STRs) dari Januari hingga Agustus 2025. Angka ini melampaui total gabungan dua tahun sebelumnya (35.734 kasus), menandakan peningkatan tajam dalam aktivitas kejahatan terkait kripto di negara tersebut. 

Korea Customs Service melaporkan bahwa dari tahun 2021 hingga Agustus 2025, aset virtual senilai â‚©9,56 triliun (sekitar $6,8 miliar USD) telah dirujuk ke jaksa terkait kejahatan, dengan 90,2% di antaranya melibatkan pengiriman uang ilegal atau "underground remittances." Data ini mencerminkan tantangan regulasi yang semakin kompleks di pasar kripto Korea Selatan, yang dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan kripto terbesar di dunia. Kenaikan STRs ini terjadi di tengah pengawasan ketat oleh otoritas, termasuk penerapan Undang-Undang Perlindungan Pengguna Aset Virtual yang mulai berlaku pada Juli 2025. 

VASPs kini wajib melaksanakan pemeriksaan Know Your Customer (KYC) dan Anti-Money Laundering (AML) yang lebih ketat, serta berkolaborasi lintas sektor dengan memanfaatkan alat berbasis AI untuk mendeteksi skema kompleks.

Data pendukung dari Financial Services Commission (FSC) menunjukkan bahwa VASPs diwajibkan melaporkan aktivitas mencurigakan secara real-time ke Financial Supervisory Service (FSS), sementara laporan AP News (2022) menggarisbawahi ancaman peretas Korea Utara yang telah mencuri $1,2 miliar aset virtual sejak 2017. Kasus ini menegaskan perlunya kerangka regulasi yang lebih kuat.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read