


Minat investor terhadap aset kripto kembali menunjukkan pemulihan yang signifikan. Berdasarkan data terbaru dari Bloomberg, dana investasi ETF Bitcoin Spot mencatatkan inflow sebesar lebih dari $900 juta atau sekitar Rp14,6 triliun hanya dalam sepekan terakhir 14-21 Juli. Angka ini menjadi lonjakan mingguan tertinggi sejak awal Mei lalu, sekaligus menandai percepatan tajam dibandingkan pekan sebelumnya yang hanya mencatatkan inflow sebesar $197 juta.
​Produk ETF Bitcoin terbesar milik BlackRock, $IBIT, menjadi penyumbang utama dalam lonjakan ini. Setelah menyerap dana senilai $282 juta pada pekan sebelumnya,$IBIT kembali menarik $193 juta pekan lalu. Tren positif ini terus berlanjut pada awal pekan, di mana $IBIT mencatatkan tambahan modal baru berturut-turut sebesar $115 juta pada hari Senin dan $164 juta pada hari Selasa.
​Dengan perolehan tersebut, total akumulasi dana yang masuk ke ETF $IBIT saja telah menembus $501 juta sepanjang bulan Juli 2026. Capaian ini menempatkan bulan Juli di jalur yang tepat untuk menjadi bulan dengan perolehan arus modal terbesar ketiga sepanjang tahun ini, sekaligus performa bulanan terbaik sejak April lalu. Data ini menegaskan bahwa tingkat kepercayaan dan permintaan investor global terhadap dana terkelola berbasis Bitcoin kini tengah melaju kencang.
​Pemulihan arus modal ke dalam ETF spot ini memberikan angin segar bagi ekosistem kripto secara keseluruhan, termasuk para developer yang sedang membangun berbagai aplikasi keuangan berbasis Bitcoin (Bitcoin DeFi). Tingginya lonjakan likuiditas institusional ini menjadi indikator kuat bahwa iklim pasar kembali bergairah, menciptakan pondasi yang solid bagi adopsi teknologi dan infrastruktur kripto yang lebih luas di masa mendatang.