Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan kesediaannya bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden China Xi Jinping untuk membahas upaya mengakhiri perang Ukraina, meskipun Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy tidak dilibatkan dalam pertemuan tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Trump kepada wartawan pada Senin (19/10/2026). Ketika ditanya apakah Zelenskyy harus hadir dalam pembicaraan damai, Trump menegaskan bahwa dirinya bersedia melakukan apa pun untuk menghentikan perang, termasuk menggelar pertemuan tanpa kehadiran pemimpin Ukraina.
Trump juga membuka kemungkinan bertemu Putin dan Xi Jinping saat melakukan kunjungan ke China pada November mendatang, bertepatan dengan penyelenggaraan KTT APEC di Shenzhen.
Selain membahas konflik Ukraina, Trump menyebut pengurangan senjata nuklir atau denuklirisasi akan menjadi agenda utama pertemuan tersebut. Menurutnya, kesepakatan pengurangan senjata nuklir antara AS, Rusia, dan China dapat memberikan manfaat besar bagi keamanan dunia.


.png)
