Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan bahwa regulator tengah menyiapkan jalur kepatuhan khusus agar platform decentralized exchange (DEX), seperti Hyperliquid, dapat beroperasi secara legal di yurisdiksi AS. Pernyataan tersebut disampaikan Trump dalam agenda White House Crypto Summit pada Rabu (19/8) sore di hadapan Ketua Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) Paul Atkins, Ketua Komisi Perdagangan Berjangka Komoditi (CFTC) Michael Selig, serta para eksekutif Wall Street dan bursa kripto global seperti Coinbase, Ripple, dan Nasdaq.
​Dalam pidatonya, Trump secara khusus menyoroti langkah proaktif CFTC di bawah kepemimpinan Michael Selig yang tengah menggodok integrasi kepatuhan bagi Hyperliquid. Sinyal ini menjadi angin segar mengingat Hyperliquid selama ini membatasi akses bagi pengguna asal AS akibat belum adanya kerangka hukum yang jelas bagi perdagangan derivatif terdesentralisasi.
​Menindaklanjuti arahan tersebut, Michael Selig dijadwalkan bakal memaparkan rincian teknis terkait jalur regulasi aset digital dalam pertemuan perdana Innovation Advisory Committee CFTC pada Kamis (20/8). Forum penasihat inovasi yang mempertemukan regulator dan pelaku industri ini diharapkan menjadi jembatan formal bagi masuknya protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi) ke dalam sistem keuangan teregulasi di AS.
​Pernyataan dukungan langsung dari Gedung Putih tersebut memicu respons bullish masif di pasar, mendorong native token Hyperliquid ($HYPE) meroket 18% menyentuh level harga $69 per token. Kenaikan tajam ini mengerek kapitalisasi pasar HYPE menembus kisaran $15,1 miliar, sekaligus memperkokoh posisinya di jajaran 10 besar aset kripto dunia di tengah tingginya optimisme terbukanya akses likuiditas derivatif pasar domestik AS.



