Presiden AS Donald Trump secara tegas menggelengkan kepala dan menjawab "tidak" saat ditanya wartawan NBC News mengenai wacana serangan balasan lanjutan terhadap Iran. Pernyataan singkat tersebut disampaikan Trump usai memberikan pidato penutup kampanye pemilu sela (midterm elections) di Lincoln Memorial Reflecting Pool pada Senin (02/11).
​Melalui unggahan di platform Truth Social tak lama setelahnya, Trump juga menguatkan sinyal deeskalasi politik luar negeri tersebut. Ia mengklaim kecemasan publik akan meletusnya perang terbuka kini mulai mereda hingga membuat harga minyak anjlok seraya mengungkapkan bahwa Iran menunjukkan iktikad untuk membuka ruang negosiasi demi mencapai kesepakatan damai.
​Sinyal positif dari Gedung Putih ini langsung direspons cepat oleh pasar keuangan dan energi global. Pernyataan Trump dinilai berhasil meredam tensi geopolitik Timur Tengah yang kian memanas sekaligus menekan harga minyak mentah dunia acuan Brent merosot 8% ke $103 per barel dan West Texas Intermediate (WTI) jatuh 8% ke $95 per barel pada perdagangan hari yang sama.



