Jaringan blockchain Solana secara resmi mengaktifkan upgrade protokol konsensus terbaru bernama Alpenglow pada Rabu (21/10). Upgrade ternari yang dikembangkan oleh firma teknologi Anza ini berhasil memangkas waktu penyelesaian transaksi (finality) secara drastis, dari yang sebelumnya membutuhkan waktu sekitar 12,8 detik menjadi hanya 150 milidetik.
​Melalui aktivasi pada mainnet-beta ini, para validator Solana secara resmi menggantikan sistem konsensus lama TowerBFT yang telah beroperasi sejak jaringan tersebut pertama kali diluncurkan pada Maret 2020. Protokol Alpenglow menyederhanakan proses konfirmasi dua tahap menjadi satu tahap. Kecepatan pemrosesan yang kini mencapai hitungan milidetik ini akan memberikan efisiensi tinggi bagi bursa kripto dalam memproses deposit serta pelaku usaha dalam melakukan verifikasi pembayaran langsung.
​Pihak Anza menyebut langkah ini sebagai pembaruan jaringan paling ambisius di industri blockchain sejak peristiwa The Merge pada Ethereum. Selain peningkatan efisiensi jaringan saat ini, Anza juga tengah menyiapkan pengembangan lanjutan seperti protokol Rotor untuk pengiriman data blok yang lebih optimal, serta riset keamanan Quantumglow guna melindungi jaringan dari ancaman komputer kuantum di masa depan.



