asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
ALLOUSDT0.3365-0.1545 ( -31.47% )
BANKUSDT0.37778+0.06815 ( +22.01% )
BTCUSDT64,529.3+419.28 ( +0.65% )
DEXEUSDT3.764-1.588 ( -29.67% )
ETHUSDT1,882.69+22.66 ( +1.22% )
EULUSDT2.246+1.031 ( +84.86% )
HYPEUSDT58.543+1.12 ( +1.95% )
SHIBUSDT0.00000538+0.00000117 ( +27.79% )
SOLUSDT75.01+0.7 ( +0.94% )
Powered by
News - Web3

​Viral Trader Mengaku Kehilangan 189 SOL di Bali, Analisis On-Chain Sebut Itu Kasus Rekayasa

User
July 26, 2026 | 10:41 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
July 26, 2026 | 10:41 WIB
​Viral Trader Mengaku Kehilangan 189 SOL di Bali, Analisis On-Chain Sebut Itu Kasus Rekayasa

Kisah dugaan pencurian aset kripto senilai 189 SOL yang melibatkan akun X @wrss29 di sebuah beach club Bali sempat menyita perhatian publik hingga meraih lebih dari 1,1 juta impressions. Narasi tersebut menggambarkan bagaimana korban kehilangan saldo wallet Phantom usai meminjamkan ponselnya, yang kemudian disusul oleh respons cepat aparat keamanan berpakaian sipil. Namun, analisis terbaru dari peneliti on-chain melalui akun @dethective justru membongkar kejanggalan besar dan mengindikasikan seluruh kejadian tersebut sebagai kasus rekayasa.

​Berdasarkan pelacakan @dethective, klaim pengurasan dana 189 SOL sama sekali tidak didukung oleh jejak transaksi on-chain yang valid. Alih-alih merupakan kasus perampasan nyata, utas tersebut terindikasi kuat sebagai skenario rage-bait demi memicu engagement masif di media sosial.

​Kejanggalan ini makin dipertegas oleh rekam jejak pelaku. Akun @wrss29, yang memiliki reputasi sering menggelar giveaway palsu, sempat membagikan tangkapan layar di X yang diklaim sebagai bukti transfer giveaway untuk memupuk kepercayaan audiens. Namun, ketika alamat wallet penerima yang tertera diperiksa di Solscan, data on-chain justru menunjukkan saldo bernilai nol ($0) tanpa ada riwayat transaksi masuk. Ini membuktikan bahwa bukti transfer yang diunggah pelaku hanyalah rekayasa visual.

​Investigasi dari @dethective menyimpulkan bahwa popularitas instan dari gabungan cerita rekayasa Bali dan rekam jejak giveaway palsu ini disinyalir kuat dimanfaatkan pelaku untuk mengeksekusi skema monetisasi terselubung. Setelah meraih jangkauan audiens yang luas, akun tersebut mulai menjual kursus rug pull memecoin hingga menawarkan bot berbahaya berkedok alat address poisoning. Fenomena ini sekaligus menegaskan kembali pentingnya pendekatan berbasis data on-chain untuk memastikan keakuratan sebuah informasi di tengah derasnya informasi di industri kripto

Copiedbagikan