asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconaster iconASTERUSDT0.773-0.018 ( -2.28% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT79,264.0-760.23 ( -0.95% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,496.87-12.67 ( -0.51% )
tether usd iconhemi iconHEMIUSDT0.00889-0.0019 ( -17.61% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT85.128-1.9 ( -2.18% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT104.07-1.77 ( -1.67% )
tether usd iconsui iconSUIUSDT0.8308+0.0299 ( +3.73% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.02483+0.00012 ( +0.49% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.4019-0.0079 ( -0.56% )
Powered by
powered by triv
News - Web3

Vitalik Buterin Berencana Desain Ulang Sistem Transaksi Ethereum agar Gas Fee Lebih Efisien

User
September 7, 2026 | 00:43 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
September 7, 2026 | 00:43 WIB
Vitalik Buterin Berencana Desain Ulang Sistem Transaksi Ethereum agar Gas Fee Lebih Efisien

​Co-founder Ethereum Vitalik Buterin memaparkan konsep baru dari sistem transaksi jangka panjang untuk meningkatkan skalabilitas Ethereum pada Minggu (6/9). Dalam gagasan tersebut, Vitalik mengusulkan pemisahan struktur transaksi menjadi dua elemen utama, yakni actions dan dependencies, agar jaringan dapat mengoptimalkan dan memproses validasi secara terpisah tanpa membebani sistem komputasi utama.

​Vitalik menjelaskan bahwa actions mencakup perubahan status jaringan seperti transfer ETH atau eksekusi smart contract, sementara dependencies meliputi syarat validitas transaksi seperti tanda tangan digital dan bukti kriptografi. Selama ini, seluruh proses tersebut diverifikasi secara berurutan. Melalui pemisahan ini, komponen dependencies yang tidak bergantung pada kondisi saldo atau memori jaringan dapat diverifikasi secara paralel di lapisan mempool, bahkan berpotensi diringkas menggunakan bukti kriptografi rekursif STARK guna menghemat data on-chain.

​Skema ini sejalan dengan draf proposal EIP-8141 yang memperkenalkan Frame Transactions untuk mendukung fitur account abstraction bawaan, pembayaran gas menggunakan token selain ETH, serta penyesuaian biaya gas. Menurut Vitalik, lebih dari 90% volume aktivitas transaksi di Ethereum sebenarnya tidak membutuhkan fleksibilitas komputasi yang rumit, sehingga transaksi dengan syarat yang jelas dan terprediksi berpeluang mendapatkan biaya gas yang jauh lebih efisien. Kendati demikian, seluruh rancangan ini masih berada di tahap riset protokol dan belum dijadwalkan secara resmi oleh tim pengembang inti untuk implementasi mainnet.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan