​Tim Developer Inti Ethereum resmi menjadwalkan integrasi fitur baru bertajuk Frame Transactions ke dalam upgrade jaringan berskala besar berikutnya yang diberi nama Hegotá pada 2027 mendatang. Fitur yang diajukan melalui proposal EIP-8141 tersebut telah resmi disepakati masuk tahap penjadwalan (Scheduled for Inclusion) pada akhir Agustus lalu, menyusul peluncuran upgrade Glamsterdam yang dijadwalkan rilis terlebih dahulu pada akhir 2026.
​Langkah ini disiapkan untuk mengatasi kendala umum pengguna wallet yang kerap tidak dapat memindahkan saldo stablecoin akibat kehabisan aset ETH untuk membayar biaya transaksi (gas fee). Melalui mekanisme Frames, proses transaksi dipisahkan menjadi beberapa tahap: otorisasi pengguna, penentuan pihak pembayar biaya, dan eksekusi transfer. Skema ini memungkinkan aplikasi pembayaran memotong saldo stablecoin milik pengguna untuk melunasi tagihan biaya transaksi secara otomatis di alur dasar Ethereum tanpa mewajibkan pengguna membeli aset ETH terlebih dahulu.
​Co-founder Ethereum, Vitalik Buterin, yang merupakan salah satu dari 10 inisiator proposal EIP-8141, mengungkapkan bahwa pengembangan fitur ini mengalami kemajuan pesat dalam beberapa bulan terakhir. Selain mempermudah sistem pembayaran transaksi, arsitektur Frames juga menyatukan proses persetujuan (approval) dan eksekusi pertukaran token agar izin otomatis gugur jika transaksi gagal, sekaligus memungkinkan akun memperbarui sistem private key secara mandiri guna menangkal potensi ancaman peretasan komputer kuantum di masa depan.



