Pasar kripto global kembali bergejolak setelah deretan wallet milik Binance terdeteksi mengalami outflow misterius dengan total nilai mencapai $2,77 miliar. Berdasarkan data pemantauan onchain pada Jumat (30/10), transaksi masif yang melintasi lima jaringan blockchain berbeda tersebut dialirkan langsung ke deretan alamat wallet baru yang teridentifikasi menerima pendanaan awal dari layanan pencampur kripto Tornado Cash.
​Indikasi pengurasan dana ini pertama kali diidentifikasi oleh platform analisis TreeAI yang menandai adanya potensi pencurian aset dari hot wallet Binance. Lebih dari 60 jenis token berbeda dilaporkan telah ditarik secara kilat ke alamat penampung utama 0x8532FA14ACAf483729C449b8458aedDb900543D4, memicu dugaan kuat mengenai aksi pembobolan siber berskala raksasa.
​Kabar mengenai potensi peretasan ini langsung direspon negatif oleh para pelaku pasar hingga memicu aksi jual panik secara meluas. Harga Bitcoin terhempas signifikan hingga terdorong turun ke area $78.000 hanya dalam hitungan jam.
​Hingga saat ini, perincian teknis terkait insiden ini masih belum dikonfirmasi secara resmi oleh pihak manajemen Binance. Komunitas dan analis onchain terus memantau pergerakan dana lebih lanjut melalui rekam jejak transaksi di blockchain dengan hash transaksi:
0x53bd38b816c23e74134786c29a8c18d792777998a3b9326047b583100e88e2f3.



