asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconaster iconASTERUSDT0.761+0.029 ( +3.96% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT85,191.0+4704.44 ( +5.85% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,734.7+155.4 ( +6.03% )
tether usd icongravity iconGUSDT0.00662-0.00023 ( -3.36% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT95.325+4.15 ( +4.55% )
tether usd iconlisk iconLSKUSDT0.397+0.0099 ( +2.56% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT117.45+9.27 ( +8.57% )
tether usd iconsui iconSUIUSDT1.0538+0.2352 ( +28.73% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.4905+0.1124 ( +8.16% )
Powered by
powered by triv
News

Diancam dan Diperas, Exchange Kripto Kraken Tolak Bayar Tebusan ke Kelompok Kriminal

User
April 14, 2026 | 00:14 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
April 14, 2026 | 00:14 WIB
Diancam dan Diperas, Exchange Kripto Kraken Tolak Bayar Tebusan ke Kelompok Kriminal

​Chief Security Officer (CSO) Kraken, Nick Percoco, mengungkapkan melalui akun X miliknya pada Selasa (14/04) bahwa saat ini Kraken sedang diancam dan diperas oleh kelompok kriminal. Para pelaku mengancam akan menyebarkan video sistem internal perusahaan yang menampilkan data pelanggan jika tuntutan mereka tidak dipenuhi. Menanggapi ancaman tersebut, Percoco menegaskan bahwa Kraken tidak akan membayar sepeser pun kepada aktor kejahatan tersebut.

​Dalam pernyataannya, Percoco menekankan bahwa sistem utama Kraken tidak pernah ditembus dan dana nasabah sepenuhnya aman. Ancaman ini berakar dari insiden yang melibatkan oknum customer support yang menyalahgunakan akses mereka secara ilegal. Kraken telah bergerak cepat memutus akses oknum tersebut dan melaporkan bahwa hanya sekitar 2.000 akun atau 0,02% dari total klien yang berpotensi terdampak.

​Kraken kini aktif berkoordinasi dengan penegak hukum federal untuk menyeret para pemeras ke pengadilan. Percoco menegaskan perusahaan menolak keras segala bentuk negosiasi dengan pelaku kriminal demi menjaga integritas keamanan industri. Langkah transparansi ini diambil untuk melawan tren global perekrutan "orang dalam" yang kini mulai marak menyasar industri kripto hingga telekomunikasi.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan