​Arkham Intelligence resmi meluncurkan platform analitik berbayar Arkham Enterprise untuk pengguna profesional. Pengumuman ini disampaikan langsung melalui situs resmi Arkham pada Selasa (20/10). Arkham sendiri merupakan platform analitik blockchain dan intelijen on-chain yang biasa digunakan untuk melacak aktivitas transaksi, pergerakan dana, serta identitas pemilik wallet di berbagai jaringan kripto.
​Langkah peluncuran layanan berbayar ini diiringi pembatasan ketat pada versi gratis platformnya. Pengguna umum kini tidak bisa lagi bebas memantau riwayat transaksi on-chain secara penuh dan hanya dibatasi untuk melihat 100 transaksi terbaru per alamat wallet.
​Selain pembatasan riwayat transaksi, pengguna layanan gratis Arkham juga tidak lagi mendapatkan akses ke fitur pelacak lintas rantai Tracer 2.0 serta navigasi counterparties. Fitur untuk membuat custom label dan entitas baru kini turut dikunci dan khusus dialokasikan bagi pengguna berbayar Enterprise.
​Meskipun akses fitur gratis mulai dipangkas, Arkham melakukan pembaruan infrastruktur agar seluruh data label publik dan saldo wallet dapat diperbarui secara real-time. Pengguna gratis juga masih bisa memanfaatkan fitur Visualizer 2.0, pelacak prediction market, serta data label bawaan yang sudah ada sebelumnya



