Kapal tanker berbendera Malta yang membawa 40.000 ton metrik diesel Rusia sedang menuju New York setelah kesepakatan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin. Reuters melaporkan pergerakan kapal tersebut berdasarkan data LSEG, Jumat (23/10/2026).
Dalam kesepakatan itu, Rusia menyetujui pencabutan larangan ekspor dieselnya untuk memasok pasar global, termasuk AS. Langkah tersebut ditujukan untuk membantu menurunkan harga bahan bakar.
Sebelumnya, Wakil Perdana Menteri Rusia Alexander Novak menyampaikan bahwa pengiriman pertama dijadwalkan berangkat pada 22 Oktober. Ia juga menyatakan pengiriman tambahan akan menyusul sesuai kemampuan pasokan Rusia.


.png)
