asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconaster iconASTERUSDT0.724-0.017 ( -2.29% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT85,166.2+3565.93 ( +4.37% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,718.51+47.25 ( +1.77% )
tether usd icongravity iconGUSDT0.00621-0.00054 ( -8.0% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT93.273-0.86 ( -0.91% )
tether usd iconpepe iconPEPEUSDT0.00000499+0.00000098 ( +24.44% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT115.82+3.96 ( +3.54% )
tether usd iconsui iconSUIUSDT1.0057+0.066 ( +7.02% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.5015+0.0796 ( +5.6% )
Powered by
powered by triv
News

Jaksa AS Selidiki Binance atas Dugaan Pelanggaran Sanksi Iran

User
September 22, 2026 | 09:06 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
September 22, 2026 | 09:06 WIB
Jaksa AS Selidiki Binance atas Dugaan Pelanggaran Sanksi Iran

Jaksa federal Amerika Serikat tengah menyelidiki apakah Binance melanggar sanksi terhadap Iran dengan membiarkan transaksi tertentu tetap berlangsung di platformnya. Menurut laporan Bloomberg, penyelidikan berfokus pada sistem kepatuhan Binance dan apakah perusahaan mengetahui aktivitas tersebut tetapi tidak menghentikannya.

Penyelidikan ditangani Kantor Kejaksaan AS di Manhattan bersama divisi kriminal Departemen Kehakiman AS (DOJ) di Washington. Hingga saat ini, penyelidikan masih berlangsung dan belum diketahui apakah kasus tersebut akan berujung pada tuntutan terhadap Binance.

Kasus ini muncul setelah jaksa Manhattan pekan lalu menuduh dua perusahaan China menggunakan akun Binance dalam skema pencucian lebih dari $1,5 miliar hasil penjualan minyak Iran. DOJ tengah berupaya menyita sekitar $61 juta aset kripto yang diduga terkait dengan transaksi tersebut. Dalam perkara penyitaan itu, Binance sendiri tidak didakwa melakukan pelanggaran.

Binance sebelumnya mengaku bersalah pada 2023 atas pelanggaran terkait anti-pencucian uang, bisnis pengiriman uang tanpa izin, dan sanksi AS. Perusahaan sepakat membayar lebih dari $4,3 miliar untuk menyelesaikan kasus tersebut. Dokumen DOJ saat itu menyebut Binance secara sengaja menyebabkan lebih dari $898 juta transaksi antara pengguna AS dan pengguna yang tinggal di Iran sepanjang Januari 2018 hingga Mei 2022.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read

Data CPI Bulan Agustus Rilis, Inflasi AS Tetap di 3,4%
News - Breaking News
September 11, 2026 | 19:34 WIB