Developer hardware wallet Ledger merilis laporan investigasi terkait insiden modifikasi perangkat secara ilegal yang menyasar pasar Asia Tenggara pada Kamis (15/10). Ledger mengungkapkan bahwa sebuah sindikat kriminal terorganisir telah membongkar unit Ledger asli di jalur distribusi untuk memasang komponen hardware peretas (hardware implant) yang dirancang khusus untuk mencuri seed phrase sebelum produk tersebut sampai ke tangan pembeli.
​Para pelaku juga membangun infrastruktur bernilai jutaan dolar untuk menangkap seed phrase, menguras aset kripto milik korban, dan memproses pencucian uang hasil kejahatan tersebut. Meskipun demikian, Ledger menegaskan dalam laporan kronologisnya bahwa insiden ini merupakan serangan terisolasi pada rantai pasok saluran distribusi pihak ketiga lokal. Chip secure element buatan Ledger, sistem operasi BOLOS, serta infrastruktur server internal dipastikan tetap aman dan tidak terkompromikan.
​Menanggapi temuan tersebut, Ledger mengambil langkah tegas dengan menginstruksikan seluruh reseller dan distributor resmi di kawasan Asia Tenggara serta Hong Kong untuk menghentikan sementara seluruh aktivitas penjualan. Ledger juga menerapkan protokol keamanan operasional yang lebih ketat, termasuk melarang display unit di rak terbuka maupun area pameran, serta melarang keras penjualan kembali unit yang pernah diretur oleh pembeli guna mitigasi risiko bagi para pemilik aset digital.



