Mantan Head of Product X Nikita membocorkan rencana pengembangan infrastruktur keuangan terdesentralisasi di platform media sosial X melalui unggahan di akun pribadinya pada Selasa (25/8). Platform milik Elon Musk tersebut bersiap menghadirkan tombol eksekusi jual dan beli (trade) aset kripto langsung di linimasa pengguna. Fitur ini dirancang untuk memfasilitasi transaksi perdagangan aset kripto secara instan bagi lebih dari 600 juta pengguna aktif global tanpa perlu berpindah ke aplikasi pihak ketiga.
​Nikita menjelaskan bahwa integrasi ini merupakan kelanjutan dari pembaruan fitur Cashtags yang ia rancang semasa menjabat. Pembaruan tersebut memungkinkan pengguna menampilkan grafik pergerakan harga aset dari ekosistem Solana dan Ethereum secara langsung di dalam postingan. Selain grafik aset berkapitalisasi besar, pengguna nantinya dapat menempelkan contract address dari token-token yang baru diminting, yang kemudian langsung dilengkapi dengan tombol eksekusi jual-beli.
​Di samping membocorkan fitur anyar tersebut, Nikita turut menepis spekulasi komunitas yang mengaitkan reli pasar saat ini dengan algoritma atau pencabutan shadow ban di linimasa media sosial. Menurutnya, momentum bull market saat ini murni dipicu oleh faktor makroekonomi, khususnya menyusul rencana Departemen Keuangan AS untuk menggelar program buyback obligasi yang berpotensi membanjiri likuiditas dolar ke pasar aset berisiko



.webp)