asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconfusionist iconACEUSDT0.2325+0.0169 ( +7.84% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT79,043.7+483.15 ( +0.62% )
tether usd icondoge coin iconDOGEUSDT0.08855+0.00023 ( +0.26% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,465.15+5.17 ( +0.21% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT81.372+4.07 ( +5.27% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT97.93+2.98 ( +3.14% )
tether usd icontac protocol iconTACUSDT0.002571+0.000764 ( +42.28% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.04655-0.00126 ( -2.64% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.47+0.0021 ( +0.14% )
Powered by
powered by triv
News - Web3

Mantan Head of Product X Bocorkan Rencana X Rilis Fitur Jual-Beli Kripto

User
August 25, 2026 | 23:11 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
August 25, 2026 | 23:11 WIB
Mantan Head of Product X Bocorkan Rencana X Rilis Fitur Jual-Beli Kripto

Mantan Head of Product X Nikita membocorkan rencana pengembangan infrastruktur keuangan terdesentralisasi di platform media sosial X melalui unggahan di akun pribadinya pada Selasa (25/8). Platform milik Elon Musk tersebut bersiap menghadirkan tombol eksekusi jual dan beli (trade) aset kripto langsung di linimasa pengguna. Fitur ini dirancang untuk memfasilitasi transaksi perdagangan aset kripto secara instan bagi lebih dari 600 juta pengguna aktif global tanpa perlu berpindah ke aplikasi pihak ketiga.

​Nikita menjelaskan bahwa integrasi ini merupakan kelanjutan dari pembaruan fitur Cashtags yang ia rancang semasa menjabat. Pembaruan tersebut memungkinkan pengguna menampilkan grafik pergerakan harga aset dari ekosistem Solana dan Ethereum secara langsung di dalam postingan. Selain grafik aset berkapitalisasi besar, pengguna nantinya dapat menempelkan contract address dari token-token yang baru diminting, yang kemudian langsung dilengkapi dengan tombol eksekusi jual-beli.

​Di samping membocorkan fitur anyar tersebut, Nikita turut menepis spekulasi komunitas yang mengaitkan reli pasar saat ini dengan algoritma atau pencabutan shadow ban di linimasa media sosial. Menurutnya, momentum bull market saat ini murni dipicu oleh faktor makroekonomi, khususnya menyusul rencana Departemen Keuangan AS untuk menggelar program buyback obligasi yang berpotensi membanjiri likuiditas dolar ke pasar aset berisiko

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read

The Fed Pertahankan Suku Bunga di 3,50% - 3,75%
Breaking News
July 30, 2026 | 01:05 WIB
Iran Luncurkan Rudal Balistik ke Pangkalan Militer AS di Yordania
News - Breaking News
July 29, 2026 | 05:44 WIB