asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconfusionist iconACEUSDT0.2129-0.0109 ( -4.87% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT78,396.2-493.85 ( -0.63% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,469.74+10.13 ( +0.41% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT81.058-0.76 ( -0.93% )
tether usd iconmee token iconMEEUSDT0.0003626+0.0001113 ( +44.29% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT96.59-1.15 ( -1.18% )
tether usd icontac protocol iconTACUSDT0.004449+0.001852 ( +71.31% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.05064+0.00354 ( +7.52% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.3809-0.0865 ( -5.9% )
Powered by
powered by triv
News

Menkeu Purbaya Siapkan Bond Stabilization Fund untuk Jaga Rupiah

User
May 8, 2026 | 13:42 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
May 8, 2026 | 13:42 WIB
Menkeu Purbaya Siapkan Bond Stabilization Fund untuk Jaga Rupiah

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyiapkan skema Bond Stabilization Fund sebagai langkah untuk menjaga stabilitas pasar obligasi domestik dan menahan tekanan terhadap rupiah di tengah volatilitas global.

Dana stabilisasi ini akan digunakan untuk melakukan pembelian kembali surat utang negara di pasar sekunder guna menjaga harga obligasi tetap stabil dan menekan lonjakan yield yang dalam beberapa bulan terakhir terus meningkat.

Purbaya menyebut langkah tersebut penting agar pasar keuangan Indonesia tidak mudah “digoyang” oleh arus keluar masuk investor asing. Menurutnya, kenaikan yield obligasi berpotensi memicu capital loss bagi investor asing dan mendorong tekanan lebih besar terhadap pasar domestik.

Ia juga menjelaskan bahwa Bond Stabilization Fund bukan skema baru, melainkan instrumen lama milik Kementerian Keuangan yang selama ini tidak pernah diaktifkan. Pemerintah kini berencana menghidupkan kembali instrumen tersebut untuk meredam gejolak di pasar keuangan.

Selain menggunakan dana pemerintah, skema ini juga disebut dapat melibatkan sejumlah special mission vehicle di bawah Kementerian Keuangan untuk membantu stabilisasi harga obligasi.

Kebijakan ini muncul di tengah tekanan terhadap rupiah dan meningkatnya ketidakpastian global akibat gejolak geopolitik serta pergerakan investor asing di pasar obligasi negara berkembang.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read

The Fed Pertahankan Suku Bunga di 3,50% - 3,75%
Breaking News
July 30, 2026 | 01:05 WIB
Iran Luncurkan Rudal Balistik ke Pangkalan Militer AS di Yordania
News - Breaking News
July 29, 2026 | 05:44 WIB