asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
ALUSDT0.003265-0.0009 ( -22.06% )
BTCUSDT77,430.6+600.81 ( +0.78% )
EDENUSDT0.0872-0.0056 ( -6.03% )
ETHUSDT2,106.57-15.94 ( -0.75% )
HYPEUSDT62.5+1.58 ( +2.59% )
MAPOUSDT0.001445-0.000183 ( -11.24% )
NILUSDT0.08195+0.01928 ( +30.76% )
SOLUSDT85.96-0.16 ( -0.19% )
SUIUSDT1.0434-0.0145 ( -1.37% )
Powered by
News - Web3

Sentimen Pasar Bitcoin Jadi Paling Bearish Sejak Desember 2025

User
May 25, 2026 | 12:50 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
May 25, 2026 | 12:50 WIB
Sentimen Pasar Bitcoin Jadi Paling Bearish Sejak Desember 2025

Permintaan terhadap Bitcoin dilaporkan mengalami pelemahan signifikan dan kini berada di level paling bearish sejak Desember 2025.

Analis dari CryptoQuant menyebut metrik apparent demand Bitcoin mendekati angka negatif 147.000 BTC, menandakan tekanan jual dan lemahnya minat beli di pasar mulai meningkat.

Apparent demand sendiri merupakan indikator yang digunakan untuk mengukur keseimbangan antara akumulasi dan distribusi Bitcoin di pasar. Ketika metrik bergerak semakin negatif, kondisi tersebut biasanya mencerminkan berkurangnya permintaan dibanding suplai yang tersedia.

Menurut analis CryptoQuant, penurunan ini menunjukkan pasar Bitcoin saat ini sedang mengalami fase kehati hatian tinggi di tengah ketidakpastian makroekonomi global dan melemahnya momentum investor.

Tekanan terhadap Bitcoin juga muncul setelah reli besar dalam beberapa bulan terakhir yang membuat sebagian investor mulai melakukan profit taking.

Selain faktor teknikal, pasar kripto turut dipengaruhi sentimen global seperti kebijakan suku bunga Amerika Serikat, penguatan dolar AS, hingga meningkatnya tensi geopolitik internasional.

Meski begitu, sejumlah analis menilai kondisi bearish pada indikator demand belum tentu langsung menandakan tren penurunan jangka panjang, karena Bitcoin masih mendapat dukungan dari arus masuk ETF institusional dan akumulasi perusahaan besar.

Pasar kini menunggu apakah tekanan permintaan ini hanya menjadi koreksi sementara atau justru awal dari fase konsolidasi yang lebih panjang.

Copiedbagikan