asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BTCUSDT62,706.3+662.01 ( +1.07% )
ETHUSDT1,670.27+28.11 ( +1.71% )
HUSDT0.09788-0.0202 ( -17.11% )
HEIUSDT0.1194+0.0286 ( +31.5% )
HYPEUSDT62.014-1.14 ( -1.8% )
IAGUSDT0.03692-0.00809 ( -17.97% )
RESOLVUSDT0.021-0.0031 ( -12.86% )
SOLUSDT69.44+1.07 ( +1.57% )
Powered by
News

Trump Minta Perusahaan Minyak AS yang Tak Turunkan Harga BBM Diselidiki

User
June 24, 2026 | 14:56 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
June 24, 2026 | 14:56 WIB
Trump Minta Perusahaan Minyak AS yang Tak Turunkan Harga BBM Diselidiki

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan telah menginstruksikan Department of Justice (DOJ) untuk menyelidiki perusahaan-perusahaan minyak besar atau "big oil companies" yang dinilai gagal menurunkan harga bahan bakar meskipun harga minyak mentah global mengalami penurunan.

Trump menilai penurunan harga minyak seharusnya dapat diteruskan kepada konsumen melalui harga bensin yang lebih murah di SPBU. Namun menurutnya, manfaat dari pelemahan harga minyak belum sepenuhnya dirasakan masyarakat Amerika.

Pernyataan tersebut meningkatkan tekanan terhadap industri energi AS yang dalam beberapa tahun terakhir menikmati keuntungan besar di tengah volatilitas harga energi global. Pemerintahan Trump ingin memastikan bahwa mekanisme harga berjalan secara adil dan tidak merugikan konsumen.

DOJ diperkirakan akan meninjau apakah terdapat praktik bisnis atau perilaku pasar yang menyebabkan harga bahan bakar tetap tinggi meskipun biaya bahan baku mengalami penurunan. Hingga saat ini belum ada tuduhan resmi maupun tindakan hukum yang diumumkan terhadap perusahaan tertentu.

Isu harga bahan bakar menjadi salah satu perhatian utama pemerintah AS karena memiliki dampak langsung terhadap inflasi dan daya beli masyarakat. Harga bensin yang tinggi dapat meningkatkan biaya transportasi dan logistik yang pada akhirnya memengaruhi harga barang dan jasa secara keseluruhan.

Langkah Trump juga muncul ketika pemerintah berupaya menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus menekan tekanan inflasi. Harga energi merupakan salah satu komponen yang paling diperhatikan pasar karena dapat memengaruhi kebijakan moneter Federal Reserve dan sentimen investor.

Copiedbagikan