Perusahaan Keuangan VanEck menyebut adopsi Bitcoin di tingkat negara terus meningkat, dengan sekitar 25 negara kini terlibat dalam penambangan atau kepemilikan Bitcoin. Pernyataan tersebut disampaikan Head of Digital Assets Research VanEck, Matthew Sigel, dalam wawancara terbaru dengan CNBC. Namun, daftar lengkap 25 negara tersebut belum dipublikasikan secara terbuka oleh VanEck.
Tren ini menunjukkan Bitcoin mulai digunakan tidak hanya sebagai aset investasi institusional, tetapi juga sebagai bagian dari strategi aset dan energi sejumlah negara.
Angka tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan data VanEck sebelumnya. Dalam pernyataan pada CNBC beberapa bulan lalu, Sigel mengatakan VanEck menghitung 13 negara yang melakukan penambangan Bitcoin di tingkat pemerintah pusat. Negara dengan surplus energi dinilai memiliki insentif untuk mengubah kelebihan listrik menjadi Bitcoin melalui aktivitas mining.
Permintaan juga datang dari sovereign wealth fund. Sigel mengatakan berdasarkan pembicaraan VanEck dengan klien institusional, termasuk penasihat investasi dan sovereign wealth fund, terdapat aktivitas pembelian Bitcoin.


.png)
