


​Aave, salah satu platform protokol lending borrowing on-chain terbesar, resmi meluncurkan protokol Aave V4 di jaringan Avalanche pada 15 Juli 2026. Langkah ini menjadi tonggak sejarah penting bagi Aave karena menandai ekspansi pertama infrastruktur pinjam-meminjam terbarunya ke luar ekosistem Ethereum.
​Peluncuran ini dirancang untuk mempercepat adopsi pasar kredit bagi aset dunia nyata yang ter-tokenisasi (tokenized real-world assets), seperti obligasi pemerintah AS, reksa dana pasar uang, kredit swasta, dan obligasi korporasi. Dengan kehadiran di Avalanche, Aave bertujuan memberikan akses bagi institusi keuangan untuk meminjam modal menggunakan aset ter-tokenisasi sebagai jaminan tanpa harus menjual aset tersebut di pasar terbuka.
​Presiden Ava Labs, John Wu, menyatakan bahwa integrasi ini adalah langkah krusial dalam membawa aset dunia nyata ke dalam sistem keuangan yang lebih efisien. "Fase selanjutnya dari tokenisasi adalah tentang bagaimana mengoperasikan aset tersebut, bukan sekadar membawanya ke on-chain," ujar Wu. Menurutnya, Aave V4 di Avalanche memberikan infrastruktur likuiditas bagi institusi yang setara dengan pasar keuangan tradisional.
​Stani Kulechov, pendiri Aave Labs, menambahkan bahwa arsitektur Hub and Spoke pada Aave V4 memungkinkan pembuatan pasar lending borrowing dengan parameter risiko yang dapat disesuaikan. Desain modular ini memungkinkan pasar kredit baru untuk langsung mengakses likuiditas mendalam Aave tanpa harus melalui proses pengembangan infrastruktur dari nol. Integrasi ini diharapkan dapat memperdalam likuiditas bagi pengguna di seluruh jaringan, didukung oleh insentif ekosistem yang ditargetkan untuk mendorong Total Value Locked (TVL) di pasar baru tersebut.