asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconbubblemaps iconBMTUSDT0.04067+0.02607 ( +178.56% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT65,036.0+210.04 ( +0.32% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT1,919.58+5.46 ( +0.29% )
tether usd iconheima iconHEIUSDT0.1597-0.0242 ( -13.16% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT54.116-0.9 ( -1.63% )
tether usd iconiotex iconIOTXUSDT0.00285-0.00048 ( -14.41% )
tether usd iconmubarak iconMUBARAKUSDT0.02484+0.00855 ( +52.49% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT76.64+0.63 ( +0.83% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.22473+0.07997 ( +55.24% )
Powered by
powered by triv
News - Regulation

Ada Aliran Dana $1 M ke Iran, Kementerian Keuangan AS Tegur Binance

User
May 8, 2026 | 02:35 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
May 8, 2026 | 02:35 WIB
Ada Aliran Dana $1 M ke Iran, Kementerian Keuangan AS Tegur Binance

​Kementerian Keuangan Amerika Serikat melayangkan tuntutan kepada Binance agar mematuhi program pemantauan ketat yang disepakati dalam penyelesaian kasus hukum sebelumnya. Langkah ini menyusul laporan adanya aliran dana sebesar $1 miliar ke entitas terkait Iran sepanjang tahun 2024 hingga 2025. Otoritas AS mendesak transparansi data penuh guna memastikan exchange tersebut tidak lagi memfasilitasi transaksi yang melanggar sanksi internasional.

​Pejabat Senior Intelijen Keuangan AS, Gene Lange, menegaskan kewajiban Binance untuk bekerja sama dengan pemantau independen sesuai kesepakatan pengakuan bersalah tahun 2023. Investigasi mengungkap adanya lebih dari 1.500 akun yang diakses dari wilayah Iran, dengan sebagian dana diduga mengalir ke wallet yang terkait dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Tekanan ini meningkat sejalan dengan upaya AS memperketat sanksi ekonomi terhadap Iran di tengah konflik bersenjata yang masih berlangsung.

​Menanggapi teguran tersebut, pihak Binance menyatakan komitmennya untuk bekerja sama secara transparan dan menyediakan akses data yang diperlukan otoritas. Perusahaan mengklaim telah mengalokasikan sumber daya besar guna memperkuat sistem anti-pencucian uang (AML) dan kontrol kepatuhan mereka. Saat ini, Binance masih menjalani masa pengawasan selama tiga tahun sebagai bagian dari penyelesaian denda senilai $4 miliar yang dibayarkan kepada pemerintah AS.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan