Amerika Serikat telah mengawal 40 kapal tanker minyak melintasi Selat Hormuz sambil menghadapi ancaman drone dan rudal Iran, menurut laporan CNN.
Operasi pengawalan dilakukan untuk menjaga pergerakan kapal tanker melalui salah satu jalur pengiriman minyak paling strategis di dunia. Pasukan AS dilaporkan harus menangkal ancaman Iran selama proses tersebut berlangsung.
Langkah ini menunjukkan keterlibatan militer AS semakin besar dalam menjaga arus pelayaran di Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran.
Selat Hormuz menjadi sangat penting bagi pasar energi karena menjadi jalur utama ekspor minyak dari kawasan Teluk Persia. Gangguan terhadap pelayaran di kawasan tersebut dapat memengaruhi pasokan dan harga minyak global.


.png)
