asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconaster iconASTERUSDT0.7+0.009 ( +1.3% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT77,301.7+69.51 ( +0.09% )
tether usd iconcivic iconCVCUSDT0.03572+0.01351 ( +60.83% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,505.53-20.89 ( -0.83% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT78.438-2.28 ( -2.83% )
tether usd iconlisk iconLSKUSDT0.9878+0.7351 ( +290.9% )
tether usd iconmagiccraft iconMCRTUSDT0.00011565+0.0000052 ( +4.71% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT100.96-1.14 ( -1.12% )
tether usd iconsteem iconSTEEMUSDT0.06207+0.01446 ( +30.37% )
Powered by
powered by triv
News

AS Kembangkan Aturan “Tokenized Deposit Insurance” untuk Perbankan Digital

User
November 14, 2025 | 09:45 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
November 14, 2025 | 09:45 WIB
AS Kembangkan Aturan “Tokenized Deposit Insurance” untuk Perbankan Digital

Penjabat Ketua Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC) Amerika Serikat, Travis Hill, mengungkapkan bahwa lembaganya sedang menyusun pedoman regulasi baru mengenai “tokenized deposit insurance”, sebuah kerangka yang dirancang untuk memberikan kepastian hukum bagi bank dan lembaga keuangan yang ingin memasuki sektor aset digital.

Hill menegaskan bahwa memindahkan deposito tradisional ke dalam bentuk token di blockchain tidak mengubah sifat hukumnya sebagai klaim deposito yang dijamin. Dengan kata lain, tokenisasi hanya mengubah format teknologinya, bukan status hukum atau perlindungannya.

Dalam penjelasannya, Hill membedakan secara tegas antara tokenized deposits dan stablecoin. Tokenized deposits adalah representasi digital dari klaim deposito yang ada di bank, sedangkan stablecoin adalah aset kripto yang nilainya dipatok pada mata uang fiat dan biasanya diterbitkan oleh entitas non-bank.

Pedoman baru ini bertujuan memberikan kejelasan bagi bank yang mencari cara untuk memanfaatkan teknologi blockchain, termasuk dalam sistem pembayaran, penyelesaian transaksi, dan inovasi perbankan lainnya. FDIC menilai bahwa kerangka regulasi ini penting untuk memastikan perkembangan aset digital tetap berada dalam jalur kepatuhan dan perlindungan konsumen.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan