​Financial Crimes Enforcement Network (FinCEN) di bawah Departemen Keuangan AS resmi menarik dua usulan aturan ketat yang menyasar layanan crypto mixing serta wallet pribadi (self-hosted wallet) pada Senin, 5 Oktober 2026. Langkah ini diambil guna mencegah dampak negatif terhadap aktivitas transaksi aset kripto yang sah, sekaligus menyesuaikan regulasi agar lebih relevan dengan perkembangan industri aset kripto.
​Usulan aturan mixing yang diajukan pada Oktober 2023 sebelumnya mewajibkan lembaga keuangan melaporkan detail transaksi pengguna secara menyeluruh. Namun, FinCEN membatalkannya setelah menerima masukan bahwa definisi mixing yang terlalu luas berisiko menghambat penggunaan teknologi penyamar jejak transaksi ini untuk alasan privasi sah publik.
​Bersamaan dengan kebijakan tersebut, FinCEN juga membatalkan usulan aturan tahun 2020 terkait kewajiban verifikasi identitas dan pencatatan riwayat transaksi pengguna wallet pribadi di atas batas nominal tertentu. Penarikan kedua rancangan aturan yang belum sempat disahkan ini memastikan tidak ada perubahan pada kewajiban hukum lembaga keuangan yang berlaku saat ini.
​Langkah regulator ini menjadi sinyal positif bagi perlindungan privasi pengguna aset kripto secara global. Kebijakan ini menegaskan komitmen pemerintah AS dalam menyusun regulasi yang lebih proporsional tanpa menghambat inovasi teknis serta penggunaan aset kripto secara sah.



