asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconfusionist iconACEUSDT0.1228+0.0517 ( +72.71% )
tether usd iconlorenzo protocol iconBANKUSDT0.04204+0.00004 ( +0.1% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT64,356.7-489.59 ( -0.76% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT1,901.37-10.88 ( -0.57% )
tether usd iconheima iconHEIUSDT0.1932-0.2386 ( -55.26% )
tether usd iconhashflow iconHFTUSDT0.02911+0.006812 ( +30.55% )
tether usd icondefi app iconHOMEUSDT0.00902-0.00001 ( -0.11% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT72.9-1.25 ( -1.69% )
tether usd iconzerobase iconZBTUSDT0.1376+0.0057 ( +4.32% )
Powered by
powered by triv

Bank Sentral Di Berbagai Negara Borong 244 Ton Emas di Kuartal I 2026

User
May 2, 2026 | 11:49 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
May 2, 2026 | 11:49 WIB
Bank Sentral Di Berbagai Negara Borong 244 Ton Emas di Kuartal I 2026

Bank sentral di berbagai negara mencatatkan lonjakan pembelian emas pada kuartal pertama 2026 dengan total akumulasi mencapai 244 ton. Angka ini menjadi laju pembelian tercepat dalam lebih dari satu tahun terakhir, menurut laporan Bloomberg.

Aksi borong emas ini dipimpin oleh sejumlah negara seperti Poland, Uzbekistan, dan China yang terus memperkuat cadangan devisa mereka melalui aset safe haven tersebut.

Tren peningkatan cadangan emas oleh bank sentral mencerminkan upaya diversifikasi dari aset berbasis dolar Amerika Serikat, sekaligus sebagai langkah mitigasi terhadap ketidakpastian ekonomi global dan volatilitas pasar keuangan. Dalam beberapa tahun terakhir, emas kembali menjadi instrumen strategis di tengah meningkatnya tensi geopolitik dan perubahan arah kebijakan moneter global.

Data dari World Gold Council juga menunjukkan bahwa permintaan emas dari bank sentral tetap kuat, didorong oleh kebutuhan menjaga stabilitas nilai mata uang serta memperkuat kepercayaan terhadap sistem keuangan domestik.

Lonjakan pembelian ini terjadi di tengah tren harga emas global yang cenderung menguat, seiring meningkatnya minat investor terhadap aset lindung nilai. Selain itu, ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga global serta tekanan inflasi turut menjadi faktor pendorong utama bagi bank sentral untuk meningkatkan eksposur terhadap emas.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan