asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
tether usd iconlorenzo protocol iconBANKUSDT0.05939-0.09886 ( -62.47% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT64,800.9+1215.12 ( +1.91% )
tether usd iconcoti iconCOTIUSDT0.01367-0.00331 ( -19.49% )
tether usd icondexe iconDEXEUSDT2.338-0.419 ( -15.2% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT1,921.89+36.19 ( +1.92% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT55.092+1.34 ( +2.5% )
tether usd iconmomentum iconMMTUSDT0.2651+0.0764 ( +40.49% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT74.55+1.63 ( +2.24% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.0854+0.019 ( +1.78% )
Powered by
powered by triv
News

Bank Sentral Rusia Pertimbangkan Buka Akses Market Kripto untuk Investor Ritel

User
December 27, 2025 | 15:47 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
December 27, 2025 | 15:47 WIB
Bank Sentral Rusia Pertimbangkan Buka Akses Market Kripto untuk Investor Ritel

Sikap Bank Sentral Rusia terhadap aset kripto mulai melunak. Pada Selasa (23/12), otoritas moneter tersebut dilaporkan tengah mematangkan skema baru yang mengizinkan investor ritel untuk terjun ke pasar kripto secara legal, meski dengan mekanisme pengawasan ketat dan berlapis.

​Dalam draf aturan main yang diajukan, akses ini tidak diberikan cuma-cuma. Calon investor wajib lulus uji kompetensi terlebih dahulu sebelum diizinkan bertransaksi. Selain itu, nilai belanja aset pun dibatasi hanya maksimal 300.000 rubel atau sekitar 3.800 dolar AS per tahun, dan terbatas pada aset-aset dengan likuiditas tinggi.

​Meski keran investasi dibuka, regulator tetap menetapkan batasan tetap: aset kripto dilarang total digunakan sebagai alat pembayaran di dalam negeri. Langkah ini dinilai bisa menjadi strategi kompromi dimana memberi ruang eksposur kripto bagi publik, namun memastikan setiap aktifitas transaksi tercatat dan bisa dilaporkan ke otoritas pajak.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan