​Monetary Authority of Singapore resmi memperluas proyek BLOOM dengan menggandeng Bank Negara Malaysia dan Bank of Thailand sebagai anggota pengambil kebijakan baru pada Jumat (23/10). Kerja sama ini difokuskan untuk menguji efisiensi pengiriman uang antar negara menggunakan stablecoin teregulasi serta deposit bank yang sudah ditokenisasi.
​Proyek yang sudah berjalan sejak Oktober tahun lalu ini juga didukung oleh raksasa keuangan dan teknologi global seperti Ripple, Visa, Mastercard, hingga World Bank Group. Mereka bergabung dengan nama-nama besar yang lebih dulu masuk, termasuk Circle, Coinbase, JPMorgan, Standard Chartered, dan Stripe, guna memastikan sistem pembayaran digital bisa terhubung tanpa hambatan khususnya di kawasan Asia Tenggara
​Lewat uji coba ini ini, para bank sentral ingin melihat bagaimana perbankan mengelola uang digital sekaligus memastikan sistem keamanannya tetap kuat, mulai dari verifikasi identitas hingga pemantauan transaksi secara real-time. "Masa depan keuangan akan melibatkan berbagai bentuk uang digital yang beroperasi di berbagai lembaga dan market," ujar Deputy Managing Director MAS, Leong Sing Chiong.



